Cara Menjadi Seorang First Mover

Salah satu kesamaan yang dimiliki oleh perusahaan yang berhasil dominan menguasai pasar adalah mereka senantiasa menjadi pemain awal yang berani melakukan lompatan melebihi jamannya. Biarpun ini bukan satu-satunya sebab, tapi menjadi inovator awal yang melakukan lompatan jauh ke depan di tengah pemain lainnya yang hanya melakukan perbaikan berkelanjutan memiliki nilai tambah yang signifikan.

Tokopedia dan Gojek misalnya bisa menguasai pasar ecommerce dan on-demand transportation karena mereka berhasil menjadi salah satu yang pertama dan berhasil menguasai pasar. Di US Elon Musk dikenal dengan perusahaan-perusahaannya yang visioner malampaui zamannya. Dari sejak ia mendirikan Zip2 salah satu online directory pertama di US, kemudian berlanjut ke platform payment gateway x.com yang kemudian merger menjadi Paypal, hingga saat ini ia menggawangi SpaceX, Tesla, Neuralink, dan beberapa perusahaan lainnya. Kesemuanya punya kesamaan, mereka berani berinovasi dengan gagasan besar dan merealisasikannya menjadi lompatan besar.

Keuntungan dan Kelemahan menjadi First Mover

Menjadi inovator awal yang memasuki pasar atau sering disebut juga sebagai first mover memang punya beberapa keuntungan.

  • Brand lebih kuat terbangun. Menjadi pelopor di industri dapat ber-asosiasi pada kepercayaan masyarakat pada brand tersebut. Hal ini dapat membuat brand kita punya posisi yang kuat di masyarakat.
  • Menetapkan standar industri. First mover punya kemungkinan lebih besar untuk menciptakan standar industri dan mengendalikan inovasi yang mendefinisikan road map industri ke depan.
  • Penguasaan pasar. First mover memiliki kesempatan menguasai pasar lebih baik sebelum pesaing lainnya memasuki pasar. Lebih berpengalamannya mereka di pasar itu memberikan mereka pengetahuan dan keunggulan di pasar yang mereka masuki.

Biarpun keunggulan-keunggulan tersebut tentunya datang dengan beberapa konsekuensi yang harus ditanggung seperti:

  • Butuh investasi lebih tinggi. Memasuki pasar sebagai pemain awal seperti memasuki belantara hutan yang belum pernah dijamah. Kita harus mencari dan membuat jalan sendiri. Dalam konteks bisnis kita harus melakukan edukasi pasar terhadap inovasi kita. Dan ini tentunya menimbulkan biaya yang tidak sedikit. Salah-salah investasi kita untuk membangun dan mengedukasi pasar justru nanti yang lebih banyak mengambil keuntungan adalah pesaing kita yang jadi follower.
  • Kemungkinan gagal besar. Menjadi yang pertama tentu punya resiko gagal yang lebih besar. Belum ada pedoman, aturan main, dan best practise yang bisa dipakai. Kita bisa gagal karena salah langkah atau kehabisan nafas di perjalanan sebelum produk kita punya posisi kuat di pasar.

Apa yang perlu dilakukan untuk menjadi First Mover

Jika ingin jadi first mover harus pandai-pandai dalam mencari underserve atau untap market. Market yang saat ini belum dilayani baik atau belum ada solusi yang efektif untuk menyelesaikan permasalahan mereka. Kemampuan kita untuk mengidentifikasi kebutuhan dari segmen market yang belum dilirik jadi hal wajib yang perlu kita miliki.

Biasanya kebutuhan baru pada segmen market muncul saat terjadinya dinamika situasi eksternal. Ada framework PESTEL analysis yang bisa kita gunakan untuk mengidentifikasi hal ini. PESTEL analysis adalah kerangka analisis yang digunakan untuk memahami dan mengevaluasi faktor-faktor makro lingkungan eksternal yang dapat memengaruhi perusahaan atau industri tertentu. Fator-faktornya meliputi politik, ekonomi, sosial, kemajuan teknologi, lingkungan, atau legal/regulasi. Saat kita membaca ada pergeseran atau perubahan faktor-faktor eksternal itu maka segeralah identifikasi demand dan segment market baru apa yang terbentuk.

Faktor politik seperti pergantian penguasa, konflik politik, maupun persaingan pengaruh politik global dapat mempengaruhi ekosistem bisnis di sebuah market. Konflik Rusia-Ukraina contohnya berdampak pada market energi dan komoditas pangan di Eropa dan negara-negara sekitarnya.

Faktor ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi yang naik dan menyebabkan bertambahnya kelas menengah dapat menciptakan ceruk market baru yang belum terlayani. Misalnya bisnis yang bergerak di bidang jasa dan menyasar pasar kelas menengah menjadi punya market lebih besar. Gejolak inflasi yang meninggi misalnya bisa menjadi trigger munculnya kebutuhan-kebutuhan produk yang punya keunggulan di sisi harga.

Faktor sosial seperti bonus demografi yang akan dialami Indonesia dalam beberapa tahun ke depan tentunya akan menciptakan perubahan di market usia muda Indonesia. Kebutuhan pemukiman untuk para pekerja produktif di kota besar dan sekitarnya juga akan bertambah dan diiringi munculnya kebutuhan-kebutuhan penyokong lainnya.

Faktor teknologi seperti perkembangan teknologi terkini dapat memunculkan kesempatan bagi produk dan inovasi baru untuk berkembang. Teknologi AI yang baru-baru ini berkembang menciptakan peluang baru bagi produk layanan yang mempermudah kerja manusia dengan menggunakan AI.

Faktor environment atau lingkungan seperti perubahan iklim hingga polusi udara menjadi pemicu munculnya kebutuhan baru di market. Bidang industri seperti sumber energi terbarukan, kendaraan listrik, hingga karbon trading menjadi punya ruang.

Dengan mengantisipasi perubahan lebih dini kita dapat bergerak lebih cepat dan menjadi pionir dalam solusi bagi permasalahan dan segmen baru yang muncul di masyarakat.

Perubahan pasti terus terjadi. Jadi tidak perlu khawatir akan kehabisan bahan untuk mencari peluang baru karena setiap perubahan dan dinamika di masyarakat dapat memunculkan masalah yang perlu diikuti oleh solusi baru untuk mereka.

Apakah menjadi First Mover adalah jaminan kemenangan?

Tidak semua first mover memenangi persaingan. Bahkan banyak sekali first mover yang kalah oleh follower yang munculnya belakangan. Berikut daftar pemenang dari masing-masing industri, mereka ada yang masuk sebagai first mover atau inovator, tapi banyak juga yang masuk sebagai follower.

Para follower dapat menang karena memang punya keuntungan dengan sudah dibukakan jalan untuk masuk ke pasar dan dapat mengambil pelajaran dari inovator pendahulunya. Jika mereka bergerak cepat dan punya keunggulan yang valuable, maka sangat mungkin mereka bisa mengalahkan sang first mover yang sudah berada di pasar lebih dulu. Apalagi jika posisi dominan first mover masih belum kokoh plus follower datang dengan infrastruktur dan modal yang berlimpah.

Nah kira-kira apa saja pertimbangan yang perlu kita pikirkan sebelum menjadi first mover ataupun follower di sebuah market? Kita akan bahas di artikel selanjutnya

Leave a Reply